Selasa, 06 Mei 2008

Cobaan atau Hukuman????

Di era millenium ini, kecanggihan seolah mengelilingi kita dari segala sisi. Mulai dari kecanggihan teknologi informasi, kecanggihan pelayanan publik, kecanggihan dalam bekerja maupun berbisnis, kecanggihan bla...bla... bla... , sampai kecanggihan manusia dalam mengelola masalah yang dihadapinya...

Salah satu hal yang selalu dihadapi manusia secara silih berganti adalah masalah - masalah kehidupan, seperti : sakit, kena bencana alam, bercerai, nggak punya duit, kena PHK, berantem, kecopetan, tersangkut kasus korupsi, digunjing orang, diberitakan kurang baik di lingkungan sekitar bahkan sampai masuk koran, radio atau TV. Dan masih banyak lagi lainnya....

Dari beberapa hal yang ditulis di atas, yang kadang menggelitik aku adalah : hampir semua orang yang kena masalah itu selalu mengatakan "Saya sedang kena musibah, dapat cobaan dariNYA". Benar memang..... musibah sedang menimpa kita, karena kita kehilangan kesehatan (untuk sementara), kehilangan harta benda, kehilangan orang yang kita sayangi, kehilangan pekerjaan bahkan mungkin kehilangan harga diri....

Namun ada pertanyaan kritis yang perlu kita renungkan bersama, yaitu : benarkah itu cobaan dariNya??? Karena kadang - kadang sakit itu datang karena pola hidup kita yang bohemian, banjir dan tanah longsor itu terjadi karena keserakahan dan kebodohan kita dalam mengelola alam, kecopetan itu terjadi karena kecerobohan kita naruh dompet di saku belakang, perceraian itu datang karena memang ada perselingkuhan, hidup di balik jeruji dialami karena terbukti korupsi......

Kalau beranjak dari pola pikir di atas, tidakkah rasa malu datang mengusik, jika apa - apa yang terjadi selalu saja kata cobaan dariNYA kita jadikan alasan penyebab??? Bukankah di kitab suci juga disebutkan bahwa segala perbuatan yang dilakukan manusia akan dikembalikan (pertanggungjawabannya) pada manusia itu sendiri????

Mungkin ada baiknya, mulai saat ini saya sendiri dan mungkin juga anda (kalau berkenan....) mulai berpikir tentang arti kata cobaan dariNYA...
Jangan - jangan hal - hal yang tidak mengenakkan (bisa juga hal buruk) yang terjadi pada hidup kita bukanlah cobaan dariNYA tetapi malahan hukuman dariNYA atas perilaku buruk kita di dunia ini.... Wallahualam.

1 komentar:

Riadi S mengatakan...

No Body Perfect, semua orang pernah berbuat kesalahan, baik itu secara tidak sengaja, atau juga karena "terpaksa". Tapi sebagai manusia, kita harus mencoba tetap berada di jalan yg lurus, seandainya terpaksa harus tergelincir tanpa kita sengaja, toh pintu taubat tidak pernah tertutup.
Aku penggemar berat Ebiet G.Ade. Di era 80 an Ebet menuangkan kata hatinya dalam lirik yang diberi judul:
"Untuk Kita Renungkan"

"Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
singkirkan debu yang masih melekat
Singkirkan debu yang masih melekat

Anugerah dan bencana adalah kehendakNya
kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
adalah Dia di atas segalanya
adalah Dia di atas segalanya

Anak menjerit-jerit asap panas membakar
lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman hanya satu isyarat
bahwa kita mesti banyak berbenah

Memang bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan masih banyak tangan yang tega berbuat nista

Tuhan pasti telah memperhitungkan
amal dan dosa yang kita perbuat
Kemanakah lagi kita ‘kan sembunyi
hanya kepadaNya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
mari hanya ‘tuk bersujud padaNya
Kita mesti berjuang memerangi diri
bercermin dan banyak bercermin
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini
berusahalah agar Dia tersenyum
berusahalah agar Dia tersenyum"

Salam Kenal Buat Ibu Deni Trisiana

Edhoy,
Orang Kecil yg mencoba mencari hidup

www.biofir.com/riadi




Selamat Membaca Semoga Berkesan....